Orang Tua, Pendidik, dan Agen Real Estat!

Keterampilan pendidikan dan perkembangan anak-anak telah menjadi perhatian para pendidik dan Kesehatan bayi orang tua selama beberapa dekade di Amerika Serikat. Dari sekolah umum, ke sekolah rumah dan munculnya sekolah cyber piagam, perhatian dan perang melawan buta huruf terus berlanjut. Pada , “No Child Left Behind (NCLB) ” ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden George W. Bush. Undang-undang NCLB sangat menekankan pada peningkatan kinerja pendidikan anak-anak di sekolah dasar dan menengah di Amerika Serikat. Namun, UU NCLB tidak mempertimbangkan anak dalam usia perkembangan anak usia dini, yaitu usia 1-5 tahun.

Studi menunjukkan bahwa wilayah otak yang membantu anak-anak merasakan dan menafsirkan dunia di sekitar mereka secara dramatis dipengaruhi oleh pengalaman anak usia dini. Sebagian besar peneliti setuju bahwa tahun-tahun awal perkembangan anak adalah yang paling kritis dan selama tahun-tahun awal inilah keterampilan pendidikan dan perkembangan mempersiapkan anak-anak untuk masa depan mereka.

Sejujurnya, mainan apa pun yang dimainkan seorang anak selama waktu bermain serta setiap pengalaman yang mereka miliki memang memengaruhi dan mengembangkan otak. Namun, mainan edukatif karena ada sifat interaktif, ketika diperkenalkan ke dalam waktu bermain anak berkontribusi pada keterampilan kognitif mereka. Bahkan bayi, meski tidak terlalu banyak bermain, tetap perlu diperkenalkan dengan dunia sekitarnya karena kemampuan motorik kasarnya mulai berkembang serta indranya. Tetapi balita berada di dunia yang sama sekali berbeda. Balita mulai cepat belajar tentang dunia di sekitar mereka. Rasa ingin tahu mereka menyebabkan imajinasi mereka tumbuh, koordinasi mata tangan berkembang, keterampilan verbal meningkat, logika membantu mereka memecahkan masalah, mereka belajar bersosialisasi dengan orang lain dan mencapai prestasi individu.

Saat ini karena kami sangat menekankan pendidikan, banyak orang tua membuat perubahan dalam cara anak-anak mereka menghabiskan waktu mereka. Mereka menyadari bahwa permainan edukatif selama tahun-tahun awal anak mereka akan memiliki manfaat jangka pendek dan jangka panjang. Namun, orang tua harus ingat bahwa keberhasilan pendidikan awal dan keterampilan perkembangan anak tidak bergantung pada permainan edukatif saja. Tidak ada yang bisa menggantikan ikatan antara orang tua dan anak. Jadi luangkan waktu berkualitas dan jadikan investasi untuk masa depan anak Anda, karena permainan edukatif itu MENYENANGKAN.         

 

Leave a Comment